Ahli K3 Kimia

Anda bekerja di perusahaan kimia ? Tahukah anda bahwa setiap pabrik dari perusahaan kimia seharusnya memiliki Ahli K3 kimia ?

fire

Amanat tersebut telah tertera pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 187 Tahun 1999 mengenai pengendalian Bahan Kimia Berbahaya di Tempat Kerja.

ahli k3 kimia

Proses training dan sertifikasi dilakukan oleh Kemenaker selama 2 minggu full. Materi yang diberikan bermacam macam, mulai dari peraturan perundang-undangan terkait K3, materi teknis terkait pembuatan MSDS dan Label GHS, materi spesifik mengenai pengolahan limbah B3 dan pencegahan korosi, sampai materi terkait sistem manajemen K3 mulai dari OHSAS sampai SMK3.

Saya melakukan proses training dan sertifikasi pada bulan Oktober lalu di salah satu Perusahaan Jasa K3 (PJK3) di Tamansari Hive Office, Cawang, Jakarta Timur. Saya yang di tempat kerja berposisi sebagai Technical Research Engineer mendapatkan banyak ilmu pengetahuan baru terkait Safety Health and Environment (SHE) dari trainer yang berasal dari beragam background (praktisi dan pemerintah), serta tak ketinggalan belajar dari sesama rekan peserta yang bekerja di perusahaan kimia multinasional seperti BASF, DKSH, dan Bayer, juga perusahaan oil & gas service.

Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah, pentingkah untuk memiliki Ahli K3 Kimia di perusahaan ? Ataukah ini hanya sebatas memenuhi regulasi saja, untuk mendapatkan sertifikat terkait SHE misalnya OHSAS 18001 atau SMK3 ?

Dari training yang saya ikuti tersebut, saya mendapatkan kesimpulan bahwa memang Ahli K3 Kimia dibutuhkan di setiap tempat kerja yang memiliki bahan kimia. Hal ini disebabkan karena setiap perusahaan memiliki tanggung jawab terhadap tenaga kerjanya terkait hak keselamatan dan kesehatan kerja. Seringkali, tenaga kerja hanya berfokus pada hak upahnya saja, padahal ada hak lain yang jauh lebih penting, yaitu hak keselamatan dan kesehatan kerja.

Ahli K3 Kimia berfungsi seperti polisi, yang memiliki pengetahuan secara regulasi dan teknis terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Ahli K3 Kimia-lah yang akan melakukan berbagai macam strategi dan program dalam perusahaan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja semua tenaga kerja. Misalnya, Ahli K3 Kimia akan membuat identifikasi bahaya dan analisis risiko (HIRA). Berikut adalah tugas dan fungsi Ahli K3 Kimia sesuai Pasal 23 ayat 1 Kepmenaker 187/1999.

ahli k3 kimia responsibility

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi para pembaca. Bagi yang ingin bertanya lebih lanjut bisa melalui website ini atau email saya, atau bagi yang ingin mendapatkan beberapa materi terkait K3 yang memang bisa saya share, akan coba share, silahkan kontak saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: